0

Singgasana Penguasa

Posted by Aan Hendarto on 27 Maret 2014 in Puisi |

Kadang kita kehilangan diri sendiri Mengungkap keberadaan jati diri Terlalu benar berkata-kata Terlalu salah mengartikannya Apa yang dapat dibawa dari keuntungan tak berguna Sebab janji-janji melanda untuk bertahta Mungkin akan menjadi yang terbaik Mungkin semua akan berbalik

Tag:

0

Koruptor

Posted by Aan Hendarto on 13 Agustus 2013 in Puisi |

Bukankah ia telah menyindir dirinya sendiri? Di balik topengnya tercium menyengat sekali Ia amat berbahaya laksana api membakar rumah-rumah Masihkah dapat dipercaya membawa amanah? Lihat saja sejarah pejuangmu di masa lalu Rela mati demi sejengkal tanah pertiwi untuk bersatu padu Menerjang segudang peluru liar hingga berlumur darah Di ujung kematian sedikit pun tidak membuat goyah

Tag:

0

Jenderal Korup

Posted by Aan Hendarto on 9 Oktober 2012 in Puisi |

Dalam seragam berpangkat jenderal Mudah memerintah sambil duduk Pergi kemana saja mudah meminta kawal Memberi hormat berdiri tegap tanpa merunduk Melindungi bawahan dan teman-teman karena setia Menindak orang-orang bersalah karena punya kuasa Berbicara ketegasan atas nama negara Tapi itu hanya pemanis belaka

Tag:

0

Bagaimana Cara Menyampaikan Kepada Mereka

Posted by Aan Hendarto on 26 Mei 2012 in Puisi |

Saat kebenaran berlabuh di hatiku Mengapa pikiranku menjadi buntu? Mendengar argumen ini dan itu Mengapa saran bagus dianggap angin lalu? Mengapa mereka sering bertindak seperti itu? Bagaimana cara menyampaikan kepada mereka? Apakah harus dengan berunjuk rasa? Apakah harus menumpahkan darah sebagai imbalannya? Karena mereka sedang berkuasa Semoga aku tidak salah bicara

Tag:,

0

Di Saat Senja

Posted by Aan Hendarto on 7 Januari 2012 in Puisi |

Pulang ke rumah di saat senja Matahari akan terbenam dengan semangatnya Awan-awan merah mengiringi pergi Memikirkan sesuatu aku tetap di sini Tak guna sesal mengharap kau datang Menghilang rasa memulai cinta Memikirkan sesuatu dalam bayang-bayang Hati setia luluh dalam bijaksana

Tag:, ,

0

Aku Marah

Posted by Aan Hendarto on 20 Desember 2011 in Puisi |

Aku hidup di suatu negara Berlimpah kekayaan berjajar pulau-pulaunya Gunung-gunung tinggi menjulang ke angkasa Lautnya biru diapit samudera Hatiku ingin terus berkelana Tidak ingin lelah mencari arti bahagia Aku lihat rakyat dengan derita Aku lihat penguasa menumpuk harta

Tag:,

0

Seperti Senjata Yang Tersembunyi

Posted by Aan Hendarto on 7 Desember 2011 in Puisi |

Bayangan selalu bersembunyi dari cahaya Manusia mudah sekali terlena Iblis jahat sering sekali merasuki pikiran manusia Nafsu pribadi itu dapat membawa malapetaka Jabatan tinggi seperti senjata jitu yang tersembunyi Kekuasaan bukan untuk memperkaya diri Ketika ingin menjabat selamanya beserta keluarga Di situlah kerakusan sedang merajalela

Tag:

0

Penguasa Keluarga Merajalela

Posted by Aan Hendarto on 13 September 2011 in Puisi |

Mereka bilang keluarga mereka dapat dihandalkan Punya jiwa besar untuk membangun pemerintahan Bercita-cita tinggi meningkatkan kesejahteraan Dan memberikan kesehatan Serta memberikan banyak kemudahan Tapi apakah mereka tidak berkaca Bukan berarti mereka dapat berbuat seenak mereka Memasukan semua anggota keluarga mereka Dalam jajaran pemimpin daerah dan negara

Tag:

1

Jabatan Kotor

Posted by Aan Hendarto on 28 Juli 2011 in Puisi |

Kita berdiri di tanah air Indonesia Memandang lebih dalam nusantara Sangat indah seperti negeri impian yang ada di cerita Berlimpah kekayaan dan sangat mempesona Tapi apa yang kalian perbuat Merusak negeri kita tercinta Tertawa dan hidup seperti raja Membunuh kesejahteraan rakyat Indonesia

Tag:

0

Maling Berteriak Maling

Posted by Aan Hendarto on 21 Juli 2011 in Puisi |

Mereka adalah maling besar Juga boleh dibilang penjahat besar Karena telah secara diam-diam mencuri dalam jumlah besar Mereka bekerja dalam suatu organisasi atau institusi Banyak orang yang mengira mereka pembela negeri Tapi mereka telah mengerogoti kekayaan negeri

Tag:

Copyright © 2010-2014 Aan Hendarto All rights reserved.