Prajurit Kolong Langit
Bangkitlah prajurit Meski hidupmu di bawah kolong-kolong langit Di hutan, di lautan, di bawah gedung-gedung Membawa beban dan kewajiban yang menggunung Jangan mengharap gelar kepahlawanan Karena kau ditakdirkan hidup dalam banyak perjuangan Jangan ikut-ikutan berpolitik Karena hidupmu sebagai pengayom meski banyak polemik
Palestina
Siang malam mencekam di Palestina Berpijar rudal-rudal angkasa Meledak beruntun, keras di telinga Hancurkan semua di sekelilingnya Orang-orang berteriak menyebut kebesaran Tuhan Menguatkan iman, menahan kesedihan Anak-anak menangis dalam kebingungan Mengiringi jerit tangis kematian
Kembalilah
Aku tidak bisa menahanmu pergi Tapi dengarkan penjelasan ini sebelum kau pergi Wahai kesatria pembela kebenaran suci Wahai pejuang pemilik keyakinan sejati Katakan semangat pada dunia Raihlah tujuan dengan gelora Simpan rindu di dalam dada Meski sulit, kau akan melampauinya
Aku Seorang Pejuang
Aku lahir ke dunia Membawa sesuatu yang berharga Untuk negeri tercinta Tanah airku Indonesia Raya Saat itu jaman Hindia Belanda Orang-orang banyak disuruh kerja paksa Menanam lada dan lainnya Dan kemudian diambil secara paksa Atau dibeli sangat murah harganya







