0

Biru Langit

Posted by Aan Hendarto on 29 Maret 2014 in Puisi |

  Biru langit bertemu laut Benamkan kisahku dengan lembut Aku tak bersuara, ia bercerita Tentang perantau dan teman-teman lama Aku tinggal membawa Beribu salah, luput, dan dosa Kenangan yang tertanam Di lubuk hati terdalam

Tag:

0

Mengapa Kita Masih Mencoba

Posted by Aan Hendarto on 17 Maret 2014 in Puisi |

Malam yang menjadi kabur Ngiang hati melebur Rasa tak cukup jadi pertanda Terjerembab tak bicara Larut hening mengajak Hati lama terbajak Cinta dan untuk apa menjadi Hidup yang berdikari

Tag:

0

Pedar Semangat Kita

Posted by Aan Hendarto on 25 Februari 2014 in Puisi |

Surya memerah di barat horizon Ronakan awan-awan berwajah malu Meroket silaunya ke batas ozon Gelap menebar surya pun berlalu Lalu cerah malam menampakan rona rembulan Menjernihkan lebat bintang-bintang bertaburan Angin bertiup derai daun-daun berayun Pedar semangat kita masih berkerumun

Tag:

0

Bila Kau Tahu

Posted by Aan Hendarto on 3 Februari 2014 in Puisi |

Apalah arti pengorbanan Bila kau tahu yang akan didapatkan Apalah arti penolakan Bila kau tahu kebaikan bukan untuk pujian Apalah arti kegagalan berulang kali Bila kau tahu mencapai mimpi-mimpi Apalah arti cibiran menyakiti Bila kau tahu kesungguhan hati

Tag:

0

Hening Malam

Posted by Aan Hendarto on 28 Januari 2014 in Puisi |

Aku membalikan hening malam dalam ingatan Dalam debur ombak bersuka ria berlarian Saat awan-awan di barat telah termakan bujuk rayu Senja meronakan warnanya yang kelabu Aku berjalan meratapi lagu sendu Seolah punya kuasa menghancurkan dinding batu Aku tahu warna hatimu telah merubah ronamu Apa kau pikir itu tidak menyakitiku

Tag:

0

Jelajah Mimpi-mimpiku

Posted by Aan Hendarto on 27 Januari 2014 in Puisi |

Pandangi jelajah mimpi-mimpiku Lewati berliku jalan hidupku Samudera rintangan halangi Arahku meniti Telah sayup pandang mataku Lelahku terus melaju Tengah malam tempatku meradu Lelap dalam tidurku

Tag:

0

Hujan Desember

Posted by Aan Hendarto on 22 Desember 2013 in Puisi |

Meninggalkan kenangan di suatu tempat Pemandangan indah berkawan hijau bukit-bukit Pohon-pohon bergoyang menahan angin dan mentari hangat Memainkan hati yang tersayat sakit Hujan Desember telah turun Membasahi tanah serta bunga-bunga Awan-awan kelabu terlalu senang berkerumun Di atas sana bersuka cita

Tag:,

0

Bila Hanya

Posted by Aan Hendarto on 15 Desember 2013 in Puisi |

Bila siang cepat terlampaui Dan malam terasa lama berakhir Berkelana mengunjungi ruang-ruang hati Bila hanya kita larut dalam kerja dan pikir Bila keyakinan kita haruslah goyah Bersama bunga-bunga jatuh bertebaran dengan air mata Tak lagi bertemu sejuk pagi bertabur embun meruah Bila hanya waktu kita telah berhenti di dunia

Tag:

0

Jejak Cerita

Posted by Aan Hendarto on 30 November 2013 in Puisi |

Aku masih mengingatmu ketika angin bertiup lembut Ketika kita melihat langit barat terbakar senja Dan hati kita membendung getir hidup yang berkabut Tajamnya realita menerkam sesak dada Ketika kita memutuskan keluar jalur Melewati batasan yang sangat tidak menyenangkan Untuk mendapat hasil lebih baik sebagai pengukur Kehidupan yang menjadi kuat impian

Tag:,

0

Imajinasi Alam Semesta

Posted by Aan Hendarto on 25 November 2013 in Puisi |

Aku hidup di dalam mimpi Yang mendesak rimbun realita Apa yang kau sebut angan ramai penghuni sepi Aku bukanlah nyata tapi menjadi nyata Sebut aku imajinasi Di simpul-simpul kreativitas aku menghuni Laksana bintang-bintang menghias angkasa malam Laksana wajah rembulan menghujam gelap yang kelam

Tag:,

Copyright © 2010-2014 Aan Hendarto All rights reserved.