0

Dalam Kebesaran Cinta

Posted by Aan Hendarto on 29 April 2013 in Puisi |

Lama aku berdoa
Di tengah malam berlindung redup cahaya
Menatap dinding seolah benakku melukis
Wajah ayu yang tersenyum manis

Tak aku sengaja mengulang namamu
Hatiku bergetar merasa rindu
Dalam renung sunyi malam
Saat gelap tak lagi mencekam Read more…

Tag:

0

Rasaku

Posted by Aan Hendarto on 26 April 2013 in Puisi |

Ia tak merubah langit biru
Dengan gulungan awan kelabu
Merangkak perlahan dan pasti
Setiap kali ia pergi

Aku lihat detik berputar
Berdenting membuat sepi bergetar
Segala upaya untukku percaya
Merawat benih-benih hingga menuai hasilnya Read more…

Tag:

0

Tidak Sendiri

Posted by Aan Hendarto on 25 April 2013 in Puisi |

Ketika kau mencoba begitu keras
Kadang tubuhmu menjadi lemas
Diserbu begitu banyak masalah
Hingga keyakinanmu mulai goyah

Kau tidak sendiri
Semua orang pernah mengalami
Adakalanya sesuatu menjadi begitu buruk
Seolah semua sudah terpuruk Read more…

Tag:

0

Berita Konyol

Posted by Aan Hendarto on 24 April 2013 in Puisi |

Melihat matahari menerobos awan
Saat punggungku lelah menahan beban
Mendengar gosip aku mati patah hati
Serta begitu banyak informasi

Hei.. kawan!
Sekarang berita tampak seperti limbah
Menyebar dengan begitu mudah
Mengapa harus kita dengar semua?
Lebih baik mengabaikannya Read more…

Tag:,

0

Sudi Turun ke Bumi

Posted by Aan Hendarto on 23 April 2013 in Puisi |

Lembar-lembar daun jatuh dari pohon mahoni
Tertiup angin kian kemari
Datanglah ia dengan sangat anggun
Menarik banyak pandangan berkerumun

Tubuhnya menebar bau harum
Berjalan sambil berbalas senyum
Manis sekali berlimpah ruah
Orang-orang menyapanya sangat ramah Read more…

Tag:

0

Menahan Rindu

Posted by Aan Hendarto on 20 April 2013 in Puisi |

Bila ada seseorang di luar sana yang kau tunggu
Yang menempati separuh ruang hatimu
Binar rona wajahnya penuh gelora
Dan sering membuatmu menghela

Kau bukanlah satu-satunya
Kita masih memiliki perasaan sama
Ini adalah kebenaran dalam hatimu
Cinta membuatmu sangat merindu Read more…

Tag:

0

Prajurit Kolong Langit

Posted by Aan Hendarto on 6 April 2013 in Puisi |

Bangkitlah prajurit
Meski hidupmu di bawah kolong-kolong langit
Di hutan, di lautan, di bawah gedung-gedung
Membawa beban dan kewajiban yang menggunung

Jangan mengharap gelar kepahlawanan
Karena kau ditakdirkan hidup dalam banyak perjuangan
Jangan ikut-ikutan berpolitik
Karena hidupmu sebagai pengayom meski banyak polemik Read more…

Tag:,

0

Jembatan Kasih

Posted by Aan Hendarto on 1 April 2013 in Puisi |

Langit gelap tertutup awan
Sorot cahaya menembus kegelapan
Sunyi malam ini, aku berjalan sendiri
Pulang ke rumah larut malam sekali

Hingga kemudian hujan turun amat lebat
Dan keringatku telah menjadi pekat
Aku menggigil mengganti pakaianku
Menahan dingin yang terasa membeku Read more…

Tag:

0

Ciptakan Rindu

Posted by Aan Hendarto on 31 Maret 2013 in Puisi |

Saya melukis anda dalam bayangan
Seiring terjatuh gerimis hujan
Dalam memori samar-samar
Menggigil bunga-bunga liar

Menggulung awan di bawah langit
Cerah birunya terhimpit
Terselubung bersama gemuruh angin
Yang tersentuh oleh dingin Read more…

Tag:

0

Romantika Kehidupan

Posted by Aan Hendarto on 21 Maret 2013 in Puisi |

Duhai engkau yang di sana
Yang tersiram prahara
Langkahmu masih seperti biasa
Tapi menahan sesuatu yang menusuk dada

Duhai engkau yang di sana
Bersemilah seperti tunas menghijau
Kembalilah seperti permata berkilau
Meski dipenuhi perasaan amat galau Read more…

Tag:

Copyright © 2010-2013 Aan Hendarto All rights reserved.