Kemarau Di Desaku
Matahari bersinar tanpa penghalang
Langit biru seperti lautan
Haus tak tertahan
Keringat pun bercucuran
Debu-debu berterbangan
Berhamburan dengan angin kencang
Sebentar hilang sebentar datang
Seperti tamu yang tak diundang
Daun-daun berguguran
Memenuhi pelataran
Menyapunya supaya hilang
Tapi besok pasti datang
Terlihat di sana-sini
Orang-orang sibuk sekali
Mencari air untuk keperluan keluarga sendiri
Agar kebutuhan air tercukupi
Kadang sehari tak mandi
Karena sibuk mencari rejeki
Bau badan telah menjadi terasi
Tapi masih percaya diri
Inilah suasana musim kemarau di desaku
Dalam damai dan galau
Berharap tidak lama menunggu
Pada hujan yang mengharu biru
Ya Tuhanku,
Berikanlah kami hujan
Yang dapat menjadikan berkah kehidupan
Bukan musibah yang mematikan
Karena kami butuh perlindungan







