0

Kemarau Di Desaku

Posted by Aan Hendarto on 15 September 2011 in Puisi |

Matahari bersinar tanpa penghalang
Langit biru seperti lautan
Haus tak tertahan
Keringat pun bercucuran

Debu-debu berterbangan
Berhamburan dengan angin kencang
Sebentar hilang sebentar datang
Seperti tamu yang tak diundang

Daun-daun berguguran
Memenuhi pelataran
Menyapunya supaya hilang
Tapi besok pasti datang

Terlihat di sana-sini
Orang-orang sibuk sekali
Mencari air untuk keperluan keluarga sendiri
Agar kebutuhan air tercukupi

Kadang sehari tak mandi
Karena sibuk mencari rejeki
Bau badan telah menjadi terasi
Tapi masih percaya diri

Inilah suasana musim kemarau di desaku
Dalam damai dan galau
Berharap tidak lama menunggu
Pada hujan yang mengharu biru

Ya Tuhanku,
Berikanlah kami hujan
Yang dapat menjadikan berkah kehidupan
Bukan musibah yang mematikan
Karena kami butuh perlindungan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2010-2014 Aan Hendarto All rights reserved.