0

Gadis Berwajah Sendu

Posted by Aan Hendarto on 10 Januari 2012 in Puisi |

Mendengar lagu sedih di kedai kopi sederhana
Memandang wajah cantik tapi dia sedang terdiam
Seperti memikirkan sesuatu dalam kehidupan fana
Air matanya menetes mengapa dia masih diam

Aku memandangnya tak bersuara
Menahan pilu membuat hati ini sakit sekali
Serpihan hati ini tajam menusuk hati
Dia seperti patung tapi hidup dalam nelangsa

Gadis berwajah sendu
Hatinya menjerit tapi telah terbiasa terdiam
Tuhan, kembalikan dia seperti yang dulu
Dengan banyak cerita hingga aku setia mendengarnya dalam diam

Tag:,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2010-2014 Aan Hendarto All rights reserved.