0

Berani Berusaha

Posted by Aan Hendarto on 7 Mei 2012 in Catatan Harian |

Kegagalan adalah peristiwa umum yang dapat kita rasakan saat berusaha. Berani berusaha harus berani gagal. Bukan berarti kita merencanakan kegagalan. Tapi itu telah menjadi proses untuk mendapatkan tujuan yang lebih tinggi. Kegagalan adalah guru untuk belajar lebih baik lagi. Memberi tahu kita apa yang harus dikerjakan selanjutnya dan apa yang harus ditinggalkan. Kita bisa belajar dari orang-orang terdahulu tentang makna kegagalan. Soichiro Honda mengatakan, “Sukses adalah sembilan puluh sembilan persen kegagalan.” Sementara Thomas A. Edison mengatakan, “Aku belum gagal, aku baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak akan berkerja.”

Kata-kata itu telah menjadi penyemangat dari banyak orang. Menginspirasi untuk melakukan usaha lebih keras lagi. Orang yang tidak berani berusaha seperti menanam tongkat yang tidak dapat tumbuh. Berusaha dapat diartikan dengan menanam tanaman yang nantinya akan mendapatkan hasil. Sedangkan tanaman itu sendiri dapat diartikan macam usaha yang kita lakukan. Jangan menanam jagung kalau ingin menuai hasil padi. Anda pasti mengatakan usaha itu sia-sia. Benar sekali. Bila ingin menuai hasil padi, tentunya harus menanam padi. Begitu pula kalau ingin menuai hasil jagung, tentunya harus menanam jagung. Tapi kalau ingin menuai hasil padi dan jagung, tentunya harus menanam padi dan jagung.

Demikian juga dengan yang kita usahakan. Kita akan lebih mudah berusaha kalau usaha itu sesuai dengan keahlian kita. Ini sangat penting. Karena dengan ini, kita akan menuju ke proses selanjutnya yang sudah kita tahu, atau mungkin sedikit tahu. Karena ini pula, kita dapat menghormati banyak profesi pekerjaan. Jangan sepelekan pekerjaan yang ditekuni orang lain selama itu dilakukan dengan cara yang halal, karena pekerjaan yang halal akan menjadi berkah. Tapi bukan berarti usaha yang sesuai dengan keahlian kita dapat diperoleh dengan mudah. Karena banyak faktor di dalamnya. Kita dapat mengistilahkan dengan pepatah lama, “Semakin tinggi gunung yang didaki, semakin banyak rintangan yang akan dihadapi.” Pepatah ini dapat diartikan semakin tinggi tujuan yang akan dicapai, semakin banyak usaha yang harus dilakukan. Jadi bila memiliki cita-cita setinggi gunung, sepantasnya harus menyiapkan usaha setinggi gunung atau bahkan lebih dari itu. Inilah usaha yang sepadan dengan cita-cita yang akan didapat.

Berusaha adalah hal penting untuk mendapatkan hasil. Pantang menyerah dan memiliki keyakinan tinggi adalah wujud nyata dari berusaha. Kedua karakter itu biasa dimiliki dari orang-orang yang suka berusaha. Tentunya masih banyak karakter lagi sebagai pemicunya. Bagaimana dengan anda?

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Copyright © 2010-2014 Aan Hendarto All rights reserved.